Potensi Perikanan

Ditulis oleh Admin
🕔  November 2, 2017


POTENSI DI SEKTOR PERIKANAN
POTENTIAL IN THE FISHERIES SECTOR
 
 
Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten yang berada di kawasan pantai timur Sumatera Utara yang berbatasan dengan Selat Malaka, sehingga banyak potensi yang edapat dihasilkan di sektor tersebut.
Di sektor perikanan, hasil produksi berasal dari hasil tangkapan nelayan dan hasil pembudidayaan dari para petani ikan.
 
Asahan is one of the districts in the East Coast of North Sumatera region immediately adjacent with the Malacca Straits, so much potential in the fisheries sector can be produced.
In the fisheries sector, the production comes from the catch of fishermen and farmers results form the cultivation of fish.

Kabupaten Asahan memiliki lautan yang luas dengan garis pantai sepanajang 57,68 km, sebagian penduduk yang tinggal di daerah pesisir bekerja sebagai nelayan. Para nelayan di Kabupaten Asahan lebih dominant menggunakan alat tangkap tradisional dan sarana transportasi masih terbatas. Sarana Transportasi yang digunakan untuk menangkap ikan pada perairan laut adalah perahu tanpa motor, perahu motor tempel dan kapal motor.
ikan4.jpg
 
Asahan Regency have a large ocean with 57,68 km, most of the population living in coastal areas to work as fishermen. The fishermen in Asahan Regency more dominant using traditional fishing gear and means of transport is still limited. The fishermen in Asahan Regency more dominant using traditional fishing gear and means of transport is still limited. The transportation means are used to catch fish in the sea water is a boat without a motor, outboard motor boats and motor boats.
 
Jumlah nelayan di Kabupaten Asahan tahun 2015 adalah 5.616. orang yang terdiri dari 3.404 orang nelayan penuh, 1.774 orang nelayan sambilan utama dan 438orang nelayan sambilan tambahan.
Jumlah rumah tangga budidaya perikanan darat ada sebanyak 938 rumah tangga terdiri dari 98 rumah tangga pertambak, 718 rumah tangga budidaya kolam, 93 rumah tangga budidaya sawah dan 29 jaring apung.

The number of fisherman in the Asahan in 2015 was 5.616 persons consisting of 3.404 people full time fishermen, 1.774 part time  fishermen and 666 past time fishermean.
Number of fish culture’s household 938 household, consist of 98 brackish water pond household, 718 fresh water pond household, 93 paddy field household and 29 floating net.

Produksi ikan di Asahan pada tahun 2015 vsebesar 29.881,39 ton yang terdiri atas 27.636 ton ikan laut, 90 ton ikan perairan darat umum dan 2.155,39 ton ikan budidaya darat.
Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa potensi disektor perikanan dapat dikembangkan lagi terutama sektor industri pengolahan hasil perikanan untuk memperoleh nilai tambah
household.
ikan5.jpg

Production of fish in the Asahan in the year 2015 amounted to 29.881,39 tons, consisting of 27.636 tons maine fish, freshwater fish 90 tons of general and 2.155,39 tons of fish farming land.
From these data, it can be concluded that the potential of the fisheries sector can be developed further, particularly in fish processing industries to gain added value.
 
 

http://eperizinan.asahankab.go.id/files/thumb/a0ff3a45008261f/210/280/fit http://eperizinan.asahankab.go.id/files/thumb/90314389e07194b/210/280/fit http://eperizinan.asahankab.go.id/files/thumb/fe5c2c937de671f/210/280/fit

Daftar Download

Status Permohonan

Daftar Formulir

Daftar Permohonan

Permohonan Diterbitkan

Permohonan Belum Diambil

Survey 1

Survey 1

  Lihat Hasil